Selasa, 16 November 2010

DIAM TAK MAU

Senja ini… aku diam tak mau
Memutar otakku ini sudah tak mau
Sudahlah… aku tenang dan pasrah
Kuingin berlari kencang hingga melayang

Ku terpaku.. aku merasa ragu
Aku tak ingin diriku ini diam tak mau
Aku tak mampu tuk melangkah lagi
Inginku pejamkan mata ke dalam mimpiku
Aku ingin lepas terbang melayang
Aku tak ingin diriku diam tak mau

Janganlah..janganlah menyerah
Hingga asa teraih indah
Tanpa penyesalan
Tanpa kesedihan
Tanpa air mata
Dan akhir yang cerah

Ku tak ingin diam tak mau
Ku tak ingin diam tak mau....

Read More......

Selasa, 19 Januari 2010

Ispo 2009

ISPO adalah singkatan dari Indonesian Science Project Olympiad yaitu Olimpiade Proyek Sains Indonesia. Olimpiade ini diselenggarakan oleh PASIAD yaitu suatu organisasi kerjasama antara Turki dan beberapa Negara termasuk Indonesia dalam bidang pendidikan, ekonomi dan sosial. ISPO ini baru pertama kali diadakan. Lomba ini dapat diikuti siswa SMP dan SMA. Olimpiade ini dibedakan menjadi 5 kategori yaitu Fisika, Biologi, Kimia, Rekayasa Teknologi dan Lingkungan. Olimpiade ini melalui dua tahap yaitu tahap pertama babak pemilihan makalah yang kedua adalah babak final yang tiap-tiap peserta diwajibkan menjelaskan proyek mereka kepada juri. Babak final tersebut akan diadakan di Jakarta tepatnya di Balai Kartini pada tanggal 11-13 Maret 2009.

Alhamdulillah SMPN 1 Sragen dapat mewakilkan 2 tim untuk olimpiade itu. Anggota tim berasal dari kelas IX E semua. Tim 1 Caesar Lanang Kurniawan dan proyek berjudul “Automatic Charger for Electric Bicycle”. Tim 2 Taufik Nugroho bersama Ridho Anwar Tumbuan dengan proyek berjudul “Four Wheels Bicycle”.

Hari Rabu tanggal 11 Maret 2009 kami tiba di Balai Kartini, Jakarta. Olimpiade ini ternyata disusun dalam bentuk pameran. Di sana kami bertemu dengan siswa-siswa dari berbagai SMP dan SMA dari seluruh Indonesia. Di sana kami sudah disediakan tempat untuk memaparkan proyek kami. Tim yang masuk final ada 150 tim. Jadi di dalam ruangan Balai Kartini terdapat berbagai macam proyek yang unik dan menakjubkan.

Tepat jam 11 pameran ini dibuka secara resmi. Pengunjung-pengunjung dari luar juga diperbolehkan untuk melihat pameran ini. Setelah itu juri mulai berkeliling untuk menilai proyek-proyek yang ada. Selain itu kami juga harus menerangkan proyek kami kepada pengunjung yang datang. Setelah selesai, kira-kira jam 5 kami menuju ke gedung DPR & MPR untuk menghadiri jamuan makan malam bersama bapak Agung Laksono ketua DPR sekarang ini.

Hari kedua, tanggal 12 Maret 2009 tidak jauh berbeda dengan hari pertama. Dan seperti biasanya kami pun harus menerangkan proyek kami dengan para pengunjung. Setelah selesai pameran kami adiundang lagi untuk menghadiri jamuan makan malam di LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia). Di sana kami dijelaskan tentang LIPI dan program lainnya untuk pendidikan Indonesia tahun ini.

Di hari terakhir, hari Jum’at tanggal 13 Maret 2009 kami sudah tidak ada penilaian. Kali ini pengunjung bertambah banyak. Pengunjung kebanyakan berasal dari sekolah-sekolah PASIAD seperti PRIBADI, FATIH, Kharisma Bangsa, Semesta, dan BBS-Sragen. Kata salah seorang siswa Kharisma Bangsa mereka diberi tugas untuk mencatat proyek-proyek yang ada di sana.

Pada pukul 3 pameran selesai. Kami berkemas-kemas membersihkan stan kami dan langsung ke ruang penutupan di lantai 2 Balai kartini. Di acara penutupan ini akan diumumkan para peraih medali ISPO 2009 ini. Kami duduk di tengah tribun. Acara penutupan dipandu oleh artis kita Ramzi dan Cici Tegal. Acara berlangsung meriah karena mereka membawakan acara ini dengan lucu. Kadang para peserta dibuat tertawa karena ulah mereka. Sebelum pengumuman, kami menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Turki bergiliran. Setelah itu kami disajikan tarian tradisional Turki.

Saat-saat yang mendebarkanpun tiba. Yang pertama akan dipanggil dulu peraih HM atau Honorable Mention kepada 1 tim masing-masing kategori. Setelah itu medali perunggu diberikan kepada 2 tim tiap-tiap kategori. Kemudian diselingi tarian tradisional Turki lagi. Selama itu nama kami belum disebut. Kami deg-degan untuk menanti pengumuman ini. Nah, pembagian medali perak dimulai. Saat tiba di rekayasa teknologi ak diduga setelah itu nama Taufik nugroho dan Ridho Anwar Tumbuan disebut. Kami berdua kaget dan masih tidak percaya. Kami merasa sangat bersyukur atas rezeki yang diberikan oleh Allah SWT. Lebih-lebih lagi saat kami dipilih untuk mewakili Indonesia untuk lomba ‘Dreamline’ di Turki yang akan diadakan pada bulan April. Ini adalah suatu hal yang tidak kami duga.

Setelah acara penutupan selesai kami langsung meninggalkan Balai Kartini dan kembali ke Sragen naik kereta api.

Semua keberhasilan kami tidak hanya dari usaha kami saja namun dari do’a dan dukungan orangtua, guru, dan teman-teman tercinta. Alhamdulillah.

Read More......

Selasa, 29 Desember 2009

I Have a Problem to Find a Good Title

Wiihh… grebek bukunya keren-keren. Barusan aku pergi ke bazaar buku di jogja, disono buanyak banget buku (yaiyalah). Diskonnya lumayan lho. Tapi yang Gramedia Pustaka ttep aja masih mahal. Ya lumayan lah. Ada berbage macem buku ada disono. Dari yang jadul sampe yang paliing anyar. Weleh2. Mungkin ada lebih dari 1 milyar judul buku disono. Pokoknya bikin orang bingung milih. Aku ampe berjam-jam disono akhirnya Cuma dapet buku 3, spuluh ribuan lagi. Tapi bagus lho. Wheehehe..

Disono makin malem makin rame. Whew, para homo sapiens ni trus bertambah. Hehehe… berdasarkan pengamatanku(wihh rada sotoy nih) orang2 disono mungkin mengalami syndrome kayak aku. Yaiku susah nentuin judul buku yang mau di beli. Mungkin lho. Ato jangan2 memang aku yang kena syndrome Bingungmilihjudulbagus. Aarghhhh tidak. Tapi kenyataannye mang gitu. Buktinya dari jam 5 sampe jam stengah Sembilan pagi..eh malem(hehe..sori dah ngantuk) aku Cuma dapet buku 3. Ato aku emang gara2 takut dhuwitnya gak cukup. Hweehw.. mana bikin kaki pegel2 lagi.

Hmm.. gmana ya biar bisa milih buku yang tepat dan tepat. Ada yang punya saran??? Klo menurutku mungkin da beberapa hal yang perlu aku persiapin mateng2. Kayak gini nih:

1.       Kalo kita ke bazaar ato ke pameran buku ato yang laennya kita harus punya catatan daftar buku apa aja yang mau kita beli. Gak mesti judulnya lho, khan bisa jenisnya(fiksi, non-fiksi, pengetahuan umum, dsb),  penerbitnya(gramedia pustaka, gagas media, mizan, pro-media,dsb.), pengarangnya (Habiburrahman El Shirazy, Andrea Hirata, Stephen Myer, Cornelia Funke, dsb.), anyar-lawasnya(tahun 70an,90an, ato yang baru2 keluar), penghargannya(best seller apa nggak), kualitas kertasnya, tentunya harganya.

2.       Carilah temen jalan, misalnya ortu, adek, temen deket, ato nggak pacar! Hayoo cuit-cuit. Ciye-ciye. Ehm-ehm.. mulai serius lagi. Fungsinya tmen biar ada yang bantu ngasih masukan, suaya kita gak bingung. Jadi klo bisa carilah pendamping untuk berburu buku yang juga pandai memilih buku yang baek dan benar sesuai dengan UUD ’45 (lho kok!!??).

3.       Bertanyalah pada kasirnya ato pelayannya. Tanyak buku yang paling sering dipilih yang mana. Buku yang baru yang mana. Pokoknya Tanya buku yang sesua dengan criteria-kriteria kita. Hohoho. Malu bertanya sesat di jalan lho.

4.       Pastikan perut sudah terisi. Klo perutnya kosong susah konsen deh. Malah jadi gak kuat klilling2 mburu buku. Jadi minimal perut keisi aer mineral ketimbang keisi angin doank, ya nggak??

5.       Ingat waktu. Jangan lupa beribadah. Jangan lupa waktu makan juga (tadi dah dibahas di atas persis). Jangan kelamaan di pameran. Ntar yang di rumah bingung nyariin(pengalaman..hihihi).

6.       Berpakaianlah yang nyaman. Enak dipandang, fleksibel, menutup aurot, adem tapi gak transparan!! Pokoknya yang nyaman lah, biar kita gak risih. Klo misalnya kita koloran doank(bagi yang cowok tentunya) khan gimana gittu rasanya. Adem sih adem di timpukin orang baru tau rasa lo!!! Hehehe… bagi yang cewek jngan gembar-gemborin aurot. Gak enak diliat taukk!!! Mendingan pake krudung n’ pakaian yang gak ketat. Khan Subhanallah klo dipandang. Hehehe..maunya.. Astaghfirullah.. XP

7.       Jagalah barang bawaan Anda. Ya buat jaga2 aja, klo misalnya duit kita jatoh ato kecopetan gimana. Bisa gak jadi buku baru deh. Makanya mas, mbak trmasuk aku. WASPADALAH, WASPADALAH…kejahatan bisa terjadi di mana2. Dzikir n’ do’a terus biar selamet n’ terprotektif dari gangguan si panjang tangan.

8.       Apalagi yaa… tolong tambahin lagi deh klo da yang kurang..hehe

Ya tadi sedikit masukan biar biat sedikit bekal untuk pergi ke bazaar yang siip itu. Bagi pemburu buku wajib tu ke Grebeg Buku Jogja. Aku lupa nama jalannya. Hehe.. tapi liat aja posternya, banyak kok di jalan2. Hmm..

Kayake itu dulu deh saran dariku semoga bermanfaat sobat. SALAM SUPER!!! Matur thankQ… ^^V

~Wassalam~

Read More......

Senin, 06 Juli 2009

First Time I meet My President

Hari Selasa tanggal 30 Juni adalah hari bersejarah bagiku. Ceritanya begini.


Pagi hari sebelum hari ‘itu’ aku lagi bingung gak punya kerjaan. Luntang-luntung sana sini. Ya kayak orang bingung. Tapi emang udah bingung. Nah, tiba-tiba Hpku bunyi “tulilulululut”. Nomernya baru. So, aku spontan angkat aja. Eh ternyata guruku nelpon. Kaget aku. Dan coba tebak apa yang beliau kasih tau ke aku. Mesti gak tau. Hehe… bu Endang(guruku) nyuruh aku buat dateng ke Techno Park. Katanya undangannya Cuma ada 5. Waow!! Ternyata kita jadi tamu undangan buat dengerin pidatonya Pak SBY. Wow!!! Temenku laennya yang juga ikut tu Anindita, Caesar, Upik, ma Yanuar. Hmm…

                Sampe disana ternyata ramenya bukan maen. Para pekerja kantoran n’ nak2 sekolah banyak yang dateng. Masya Allah antrenya puanjang buanget. Setelah berjuang menerobos ribuan orang akhirnya kita semwa bisa masuk ke Techno Park. Habis ntu kita juga di kasih jatah snack. Hehehe..

                Nyampe di tenda kita nyari tempst duduk. Ternyata jatah buat yang SMP jauh buanget di belakang. Panggungya sampe gak kliatan. Weleh… ya udahlah. Tapi ada TV yang nyuting kejadian di panggung.

                Udah hamper satu jam kita nunggu ternyata Bapak SBY ni lom dateng juga. Mana panas lagi. Masih pake seragam sih. Ya aku crita2 aja ma temen2ku. Daripada bosen.

                Setelah kira2 jam 10an beliau dateng. Wihh… belum keluar dari mobil aja dah disoraki ma masyarakat baek yang di dalem tenda atoupun yang diluar tenda. Orang nomor satu sih. Suasana jadi rame banget. Orang2 pada berdiri dari kursi panas mereka. Tepuk tangan, dadah dadah, neriakin nama pak SBY berulang-ulang, ada juga yang sampe naek kursi cumma buat ngleat orang number one ntu turun Dari mobil sedan item berplat RI 1-nya. Whew…

                Waktu SBY pidato semua pada diem. Kadang diiringi tepukan oarang2. Aku kepikiran ngrekam pidato beliau. Pake HP. Hmm.. biar buat kenang2an juga. Trus pak untung (bupatinya Sragen) juga ikut2an pidato. Pak Andi Malarangeng juga ikut loh. Tapi kok Pak JK gak ikut ya???

                Habis pidato yang panjang ntu selese. Pak SBY kliling2 buat ngliat isi Techno Park. Beliau diikuti ma orang penting . peserta yang laen juga boleh liat2 ato balik pulang. Aku jalan ma tmen2ku. Liat2 juga. Bangunannya ada yang beelum selese. Ya agak boring lah.

                Tiba2, ada kerumunan orang banyak. Wah ternyata pada mau nyalamin pak SBY. Aku, upik n’ Anin jalan cepet biar bisa jabat tangan ma Pak SBY. Weh tapi ramenya bukan maen. Hmm.. aku ambil inisiatif motong jalan, tapi mereka gak mau aku ajak. Akhirnya aku sempet ketemu n’ salaman langsung ma beliau. Wejyaann.. badan beliau tegap, besar, kuat lah pokoknya. Tangannya lebar banget. Anget lagi. Trus beliau bilang “Sukses ya Mas!”. Wehehehe… kagetnya bukan maen aku. Beberapa detik aku diem terpaku. Gak pernah bisa bayangin bisa ketemu ma Pak SBY. Moga2 aku bisa ketemu lagi ma beliau. N’ semoga pada kondisi yang lebih baek. Tau maksudku khan. Hehehe… ^_^ Amiinn…

Read More......

Rabu, 17 Juni 2009

Smile Please!!!

Tersenyumlah. Karena senyuman akan meluluhkan banyak hal. Ia menghangatkan kepalan tangan yang menggigil. Ia menyejukkan dada yang membara. Tak cukup anda hanya berkata-kata, lebih baik anda meriasnya dengan busana terindah; yaitu senyuman. Tersenyumlah saat bertatap muka, berbicara di telepon, atau menulis surat. Anda akan dikejutkan betapa hebatnya secarik senyuman mengubah diri anda dan orang lain. Senyuman adalah bahasa bibir yang langsung mengetuk hati. Karena tersenyum adalah sedekah termudah, termurah dan terindah yang bisa anda berikan, jangan sembunyikan itu di balik kebekuan hati anda. Entah darimana anak-anak belajar melukis wajah matahari pagi dengan selengkung senyum. Mungkin mereka tahu, segarnya senyuman tak kalah dari segarnya matahari pagi. Mungkin pula mereka teringat, semasa bayi dahulu, para orangtua rela berjungkir balik atau menampakkan mimik lucu mereka, demi sebuah senyuman tulus seorang bayi. Atau, mungkin anak-anak itu mengajari anda bahwa memulai hari dengan senyuman jauh lebih berharga daripada memikirkan rencana-rencana lain. Try it now, my fren!

Read More......